Header Ads

CODEFLARE ADVERTISING
OPEN AD SPACE
Pasang Iklan di Mobzter
Promosikan bisnis, produk, website atau layanan Anda.
SLOT TERSEDIA
PASANG IKLAN
  • ROG Xbox Ally X20 Masuk Indonesia: Spesifikasi, Jadwal Rilis, dan Perkiraan Harga

    ROG Xbox Ally X20 masuk Indonesia

    ROG Xbox Ally X20 resmi dipastikan akan masuk Indonesia pada kuartal keempat 2026. Handheld gaming Windows ini membawa layar OLED 7,4 inci 120Hz, Ryzen AI Z2 Extreme, RAM 24GB, SSD 1TB, dan desain transparan hitam-emas khusus perayaan 20 tahun ROG.

    Bagi yang selama ini mencari “ROG Ally 2”, perangkat ini memang terasa seperti penerus kelas atas dari lini Ally, tetapi nama resminya adalah ROG Xbox Ally X20. ASUS Indonesia juga memastikan perangkat akan tersedia dalam versi standalone maupun bundle dengan aksesori edisi khusus.

    Masuk IndonesiaKuartal IV 2026
    Layar7,4 inci OLED 120Hz
    ProsesorRyzen AI Z2 Extreme
    Memori24GB LPDDR5X + SSD 1TB

    ROG Xbox Ally X20 resmi masuk Indonesia

    ASUS ROG Indonesia mengumumkan pada September 2026 bahwa ROG Xbox Ally X20 akan tersedia secara resmi di pasar Indonesia pada kuartal keempat tahun ini. ASUS belum mengumumkan tanggal penjualan dan harga resminya untuk Indonesia.

    Perangkat ini juga disiapkan dalam paket bundle yang berisi ROG XREAL R1 Edition 20 Gaming AR Glasses, dbrand Killswitch, Pelican Protector Case edisi khusus, dan adaptor 68W. Versi standalone akan tersedia terpisah.

    Berapa perkiraan harga ROG Xbox Ally X20 di Indonesia?

    Harga resmi Indonesia belum diumumkan. Sebagai pembanding, ROG Xbox Ally X saat ini memiliki harga resmi sekitar Rp17.999.000, sedangkan ROG Xbox Ally reguler berada di sekitar Rp10.999.000 sebelum promo.

    Di Amerika Serikat, ASUS memasang harga ROG Xbox Ally X20 standalone sebesar US$1.299, sementara ROG Xbox Ally X berada di US$999,99. Dengan posisi X20 sebagai edisi premium 20th Anniversary, layar OLED baru, dan harga global yang lebih tinggi daripada Ally X, harga Indonesia kemungkinan akan berada di atas Rp17,999 juta.

    Perkiraan awal MobzterSekitar Rp20 juta–Rp23 juta untuk versi standalone.Ini bukan harga resmi ASUS Indonesia. Harga final bisa berbeda karena pajak, distribusi, bundling, dan kebijakan pasar lokal.

    Spesifikasi utama ROG Xbox Ally X20

    OSWindows 11 Home
    ProsesorAMD Ryzen AI Z2 Extreme, 8-core / 16-thread, boost hingga 5,0GHz
    NPUAMD XDNA hingga 50 TOPS
    Layar7,4 inci OLED, 1920×1080, 120Hz
    HDRDolby Vision, DisplayHDR True Black 1400
    RAM24GB LPDDR5X
    Storage1TB PCIe 4.0 NVMe M.2 2280
    Baterai80Wh
    KonektivitasWi-Fi 6E, Bluetooth 5.4, USB4, USB-C, microSD Express
    Berat756 gram

    Layar OLED menjadi upgrade paling terlihat

    Perbedaan yang langsung terlihat ada pada layar. X20 memakai panel ROG Nebula HDR OLED 7,4 inci dengan resolusi Full HD dan refresh rate 120Hz. Panel ini mendukung FreeSync Premium Pro, Dolby Vision, serta peak brightness hingga 1.400 nit untuk konten HDR.

    ROG Xbox Ally X sebelumnya sudah menawarkan layar 120Hz, tetapi X20 berpindah ke OLED dan ukuran layar yang sedikit lebih besar. Untuk handheld gaming, perubahan ini berpotensi lebih terasa pada kualitas warna, kontras, dan tampilan game gelap.

    Ryzen AI Z2 Extreme dan RAM 24GB

    X20 tetap menggunakan AMD Ryzen AI Z2 Extreme dengan 8 core dan 16 thread, ditambah NPU AMD XDNA hingga 50 TOPS. RAM 24GB LPDDR5X dan SSD 1TB membuat spesifikasi intinya masih dekat dengan ROG Xbox Ally X, sehingga daya tarik X20 tidak hanya berasal dari performa mentah.

    ASUS juga menambahkan sistem pendingin yang diperbarui serta desain internal baru. Baterai tetap 80Wh, sama seperti kelas Ally X.

    Desain 20th Anniversary benar-benar berbeda

    ROG Xbox Ally X20 memakai chassis hitam semi-transparan dengan struktur internal dan kipas beraksen emas. Lampu joystick juga mendapat warna khusus, sementara bagian belakang membawa badge ROG 20th Anniversary.

    Karena statusnya sebagai edisi perayaan, X20 kemungkinan akan lebih menarik bagi pengguna yang ingin perangkat koleksi sekaligus handheld gaming Windows premium.

    Standalone atau bundle?

    Versi standalone lebih cocok untuk pengguna yang hanya membutuhkan handheld-nya. Bundle ditujukan untuk paket lengkap dan mencakup AR glasses ROG XREAL R1 Edition 20, protective case, dbrand Killswitch, dan adaptor daya.

    Harga bundle Amerika Serikat mencapai US$2.499, sehingga jika bundle tersebut dijual resmi di Indonesia, posisinya akan jauh di atas versi standalone.

    Seberapa kuat untuk game AAA?

    ASUS belum mempublikasikan benchmark game khusus ROG Xbox Ally X20. Namun X20 menggunakan platform utama yang sama dengan ROG Xbox Ally X, yaitu AMD Ryzen AI Z2 Extreme, RAM 24GB LPDDR5X, dan SSD 1TB. Karena itu, angka resmi ROG Xbox Ally X bisa dipakai sebagai gambaran awal—bukan sebagai hasil benchmark final X20.

    Catatan benchmarkData berikut berasal dari benchmark resmi ROG Xbox Ally X. X20 belum memiliki hasil FPS resmi terpisah, jadi performa final bisa sedikit berbeda karena layar OLED, tuning daya, pendinginan, firmware, dan driver.

    Benchmark resmi game AAA pada Ryzen AI Z2 Extreme

    GameTurbo 35W ACPerformance 17W BatteryPenilaian
    Doom: The Dark Ages41 FPS36 FPSPlayable nyaman
    Indiana Jones and the Great Circle61 FPS56 FPSLancar
    Cyberpunk 207741 FPS33 FPSPlayable nyaman

    Pengujian resmi ASUS dilakukan pada resolusi 1080p, pengaturan grafis default, dengan RSR/FSR dimatikan. Artinya, angka tersebut belum memanfaatkan upscaling untuk menaikkan FPS. Pada game yang mendukung FSR, menurunkan resolusi render ke 900p atau 720p lalu memakai upscaling biasanya memberi ruang performa lebih besar.

    Game AAA apa yang realistis dimainkan?

    Cyberpunk 2077Target realistis 30–45 FPS pada 1080p default/Turbo. Dengan FSR dan setting Medium-Low, target 45–60 FPS lebih masuk akal.
    Doom: The Dark AgesSekitar 36–41 FPS pada data resmi tanpa FSR. Cocok dimainkan di 40 FPS lock atau dengan upscaling untuk FPS lebih tinggi.
    Indiana Jones and the Great CircleBenchmark resmi mencapai 61 FPS pada Turbo 35W, jadi ini salah satu contoh AAA yang sudah bisa bermain sekitar 60 FPS pada kondisi tertentu.
    Hogwarts LegacyRyzen AI Z2 Extreme secara kelas performa sudah cukup untuk game open-world modern. Untuk frame rate stabil, 900p + FSR dan preset Medium biasanya lebih realistis daripada mengejar 1080p Ultra.
    Forza Horizon 5Game yang teroptimasi baik biasanya lebih mudah mencapai 60 FPS dengan kombinasi 900p/1080p dan FSR.
    Black Myth: Wukong / game berat sekelasnyaLebih realistis di 30–45 FPS dengan Low-Medium, upscaling aktif, dan batas FPS daripada memaksakan native 1080p.

    Target setting yang paling masuk akal

    1080p NativeGunakan untuk game ringan atau AAA yang sangat teroptimasi. Target 30–45 FPS.
    900p + FSRSweet spot untuk banyak AAA. Visual tetap tajam di layar 7,4 inci dengan peluang mendekati 50–60 FPS.
    720p + FSRUntuk game sangat berat atau ketika ingin mengejar frame rate setinggi mungkin.
    40 FPS lockPilihan nyaman untuk handheld karena lebih stabil daripada mengejar 60 FPS yang naik-turun.

    Mobzter Performance Score

    AAA Gaming8.7/10Mampu memainkan game AAA modern, tetapi 60 FPS native 1080p tidak selalu realistis.
    Display9.6/10OLED 7,4 inci 120Hz, HDR, FreeSync Premium Pro, dan brightness tinggi.
    CPU/GPU Platform9.0/10Ryzen AI Z2 Extreme sangat kuat untuk kelas handheld Windows.
    Memory & Storage9.0/1024GB LPDDR5X dan SSD PCIe 4.0 1TB sudah sangat lega untuk handheld.
    Battery8.5/1080Wh besar untuk kelas handheld, tetapi game AAA pada mode Turbo tetap boros daya.
    Overall9.0/10Skor editorial Mobzter berdasarkan spesifikasi, fitur, dan referensi benchmark resmi platform yang sama.
    Skor ini bukan skor resmi ASUS.Mobzter Performance Score adalah penilaian editorial untuk memudahkan pembaca membandingkan kemampuan perangkat. Angka dapat berubah setelah benchmark X20 final tersedia.

    Apakah 60 FPS realistis?

    Ya, tetapi tidak untuk semua game pada 1080p native. Game yang teroptimasi baik atau yang mendukung FSR dapat mendekati atau melewati 60 FPS. Untuk game AAA sangat berat, target 40 FPS stabil sering lebih realistis dan nyaman di handheld. Layar 120Hz juga tetap berguna karena mendukung frame pacing yang lebih fleksibel pada 40, 60, atau 120 FPS.

    Dengan kata lain, X20 bukan perangkat yang selalu menjalankan semua AAA pada 1080p Ultra 60 FPS. Kekuatan sebenarnya ada pada kemampuan menyesuaikan TDP, resolusi, FSR, dan preset grafis sehingga game berat tetap nyaman dimainkan dalam bentuk handheld.

    Perbandingan performa dengan ROG Ally lainnya

    Untuk melihat posisi X20 di keluarga ROG Ally, perbandingan paling relevan adalah dengan ROG Xbox Ally X, ROG Ally X (2024), dan ROG Xbox Ally. X20 menggunakan Ryzen AI Z2 Extreme yang sama dengan ROG Xbox Ally X, sehingga kemampuan CPU/GPU dasarnya berada di kelas tertinggi lini ini. Perbedaan X20 lebih banyak datang dari layar OLED, cooling, kontrol, desain edisi khusus, dan tuning perangkat.

    ModelProsesorRAMBateraiPosisi performa
    ROG Xbox Ally X20Ryzen AI Z2 Extreme24GB LPDDR5X80WhKelas tertinggi; basis performa setara Xbox Ally X, dengan tuning X20
    ROG Xbox Ally XRyzen AI Z2 Extreme24GB LPDDR5X80WhSangat kuat untuk AAA; benchmark resmi tersedia
    ROG Ally X (2024)Ryzen Z1 Extreme24GB LPDDR5X80WhMasih kencang, tetapi kalah pada AAA berat dibanding Z2 Extreme
    ROG Xbox AllyRyzen Z2 A16GB LPDDR560WhLebih cocok untuk game ringan-menengah dan AAA dengan kompromi setting

    Perbandingan FPS resmi: Xbox Ally X vs Ally X 2024

    ASUS sudah mempublikasikan perbandingan langsung pada 1080p, mode Performance 17W, baterai, RSR/FSR off, dan pengaturan grafis default. Angka ini penting karena menunjukkan peningkatan generasi Ryzen AI Z2 Extreme terhadap Ryzen Z1 Extreme pada daya yang sama.

    GameXbox Ally X
    Z2 Extreme
    Ally X 2024
    Z1 Extreme
    Peningkatan
    Doom: The Dark Ages36 FPS25 FPS+44%
    Indiana Jones and the Great Circle56 FPS34 FPS+65%
    Cyberpunk 207733 FPS22 FPS+50%
    Apa artinya untuk X20?Karena X20 memakai Ryzen AI Z2 Extreme, RAM 24GB, dan baterai 80Wh seperti Xbox Ally X, performa game mentahnya diperkirakan berada di kelas yang sangat dekat. Namun benchmark X20 final tetap perlu diuji terpisah karena firmware, thermal tuning, panel OLED, dan batas daya dapat memengaruhi hasil.

    Skor performa keluarga ROG Ally

    ROG Xbox Ally X209.0/10Skor sementara berbasis spesifikasi dan platform yang sama dengan Xbox Ally X. Belum benchmark final X20.
    ROG Xbox Ally X8.9/10Ryzen AI Z2 Extreme terbukti jauh lebih cepat dari Z1 Extreme pada beberapa AAA 1080p 17W.
    ROG Ally X (2024)8.0/10Masih sangat kompeten berkat Z1 Extreme, RAM 24GB, dan baterai 80Wh.
    ROG Xbox Ally7.2/10Lebih efisien dan terjangkau, tetapi Ryzen Z2 A berada di kelas performa lebih rendah.

    Skor di atas adalah Mobzter Performance Score, bukan skor resmi ASUS. Skor digunakan untuk membantu pembaca melihat posisi relatif antar-model berdasarkan spesifikasi, benchmark resmi yang tersedia, kapasitas memori, dan karakter penggunaan.

    Model mana yang paling cocok untuk jenis game tertentu?

    AAA beratX20 / Xbox Ally X paling cocok karena Ryzen AI Z2 Extreme memberi headroom FPS lebih besar.
    AAA generasi sebelumnyaAlly X 2024 masih kuat, terutama di 900p atau 720p dengan FSR/RSR.
    Game esports dan indieSemua model bisa nyaman, tetapi Xbox Ally reguler sudah cukup untuk kebutuhan yang lebih ringan.
    Game sambil bateraiX20, Xbox Ally X, dan Ally X 2024 diuntungkan baterai 80Wh; Xbox Ally reguler membawa 60Wh.

    Fitur unggulan ROG Xbox Ally X20

    TMR JoysticksSensor magnetik TMR dirancang untuk presisi tinggi, deadzone kecil, konsumsi daya rendah, dan membantu mengurangi risiko stick drift.
    Transforming D-padD-pad dapat diubah dari 4-way yang presisi ke 8-way untuk fighting game, game retro, dan input diagonal yang lebih natural.
    Grip dan tombol baruRubberized grips, face button yang lebih rata saat ditekan, bumper yang dibentuk ulang, serta trigger travel yang lebih dalam dan halus.
    HD haptics & impulse triggersFeedback getar lebih detail melalui HD haptics dan impulse triggers di sisi kiri dan kanan.
    ROG Intelligent CoolingInternal airflow dan high-flow fans diperbarui untuk mengarahkan udara ke prosesor dan menjaga performa saat bermain lama.
    Windows 11 + Xbox modeAkses game Xbox dan PC storefront dalam satu perangkat, termasuk Armoury Crate versi handheld untuk mengatur koleksi dan profil game.

    Kontrol dan shortcut yang tersedia

    • Xbox button: sekali tekan membuka Xbox Game Bar; tekan lama berpindah aplikasi.
    • Command Center button: sekali tekan membuka Command Center; tekan lama membuka Armoury Crate.
    • Action button: sekali tekan mengambil screenshot; tekan lama memulai screen recording.
    • Macro 1 & Macro 2: dua tombol grip belakang yang dapat diprogram.
    • Hall Effect analog triggers dan 6-axis IMU untuk kontrol tambahan.
    • Touchscreen 10-point untuk navigasi Windows dan aplikasi.

    Port dan konektivitas

    USB-C utamaUSB 4, kompatibel Thunderbolt 4, DisplayPort 2.1, Power Delivery 3.0
    USB-C keduaUSB 3.2 Gen 2, DisplayPort, Power Delivery
    Storage eksternalmicroSD Express, hingga SD 8.0 / PCIe Gen4 x1, UHS-I DDR200
    AudioJack 3,5 mm, Dolby Atmos, Smart Amp, Hi-Res headphone
    WirelessWi-Fi 6E 2×2 dan Bluetooth 5.4
    KeamananMicrosoft Pluton + fingerprint sensor

    Aksesori resmi dan isi bundle X20

    Untuk Indonesia, ASUS menyiapkan paket bundle yang jauh lebih lengkap daripada versi standalone. Paket ini ditujukan untuk gamer yang ingin perangkat siap dibawa sekaligus collector's set edisi 20 tahun ROG.

    ROG XREAL R1 Edition 20 Gaming AR Glasses

    Kacamata AR edisi khusus yang terhubung ke X20 melalui satu kabel USB-C. ASUS menyebut aksesori ini mendukung response time 0,01 ms, 3DoF tracking, dan Anchor Mode agar layar virtual tetap stabil mengikuti gerakan kepala.

    dbrand Killswitch

    Protective case dengan kickstand, grip ergonomis, skin pola sirkuit eksklusif hitam-emas, dan joystick caps khusus.

    Pelican Protector Case

    Hard case khusus dengan pengunci merah khas ROG dan emblem 20th Anniversary untuk membawa handheld dan aksesori saat bepergian.

    Adaptor 68W USB-C

    Adaptor daya 68W untuk pengisian dan penggunaan mode performa tinggi saat terhubung ke listrik.

    Versi standalone tetap tersedia

    Pengguna yang tidak membutuhkan paket kolektor tetap bisa membeli ROG Xbox Ally X20 secara terpisah. ASUS juga menyatakan ROG XREAL R1 Edition 20 akan tersedia sebagai produk terpisah. Jadi calon pembeli tidak harus mengambil bundle lengkap untuk mendapatkan handheld-nya.

    Bonus Xbox Game Pass

    Spesifikasi resmi ASUS mencantumkan 3 bulan Xbox Game Pass untuk PC pada pasar yang memenuhi syarat. Ketersediaan katalog, syarat aktivasi, dan kelayakan promo bisa berbeda menurut wilayah dan akun.

    Apakah layak menunggu X20?

    Kalau sudah memiliki ROG Xbox Ally X, peningkatan terbesar X20 ada pada OLED, desain edisi khusus, kontrol yang diperbarui, dan penyempurnaan pendinginan. Prosesor, RAM, storage, dan kapasitas baterainya tidak berubah drastis dari Ally X.

    Untuk pengguna yang belum punya handheld Windows dan menginginkan model ROG paling premium, X20 menawarkan paket yang lebih lengkap. Namun keputusan akhir akan sangat bergantung pada harga resmi Indonesia ketika ASUS membuka penjualan pada kuartal IV 2026.

    Sumber resmi

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad